Arismunandar Kembali Jadi Rektor UNM - Berita Kampus I Informasi online Mahasiswa
Headlines News :

Info Beasiswa

Info Beasiswa Lainnya... »

Label 1

Komunitas

INFO LOMBA

Info Lomba Lainnya... »
Home » , » Arismunandar Kembali Jadi Rektor UNM

Arismunandar Kembali Jadi Rektor UNM

Written By Wacana Kampus on 08 Maret 2012 | 02.58.00

MAKASSAR, Wacana. - Calon incumbent Arismunandar dijadwalkan akan dilantik kembali sebagai rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2012-2016 pada 14 Mei mendatang. Pakar manajemen pendidikan ini menang mutlak dalam pemilihan rektor (Pilrek) UNM yang digelar di Ruang senat Gedung Rektorat Kampus UNM Makassar, Rabu (7/3/2012). 

Panitia Penjaringan dan Pemilihan Rektor UNM, Najamuddin mengatakan, sebelum masa jabatan Arismunandar pada periode pertama habis, dia sudah harus dilantik. Calon incumbent tersebut akan mengakhiri masa jabatan pada periode pertamanya 14 Mei nanti. "Jadi, tahapan berikutnya tinggal menunggu pelantikan. Sampai sekarang belum ada jadwal pasti, tapi harus dilaksanakan sebelum masa jabatan Pak Arismunandar berakhir pada 14 Mei," kata Najamuddin usai penghitungan suara. 

Najamuddin menjelaskan, semua proses pemilihan rektor UNM telah selesai, dan hanya menunggu jadwal pelantikan. "Sudah ada penetapan bahwa Pak Arismunandar yang terpilih menjadi rektor untuk periode 2012-2014. Menteri juga sudah memberikan suaranya dalam Pilrek ini," imbuhnya. Diketahui, guru besar pada Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNM ini memperoleh 118 suara dari 138 suara senat dan kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud). Sedangkan, dua kandidat pentantang yakni Karta Jayadi Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) memperoleh 13 suara, dan Hj Hasmyati, ketua jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) hanya meraih enam suara.

Pada pemilihan ini, sesuai PP 60 dan Permen Kemendikbud No 24, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memiliki hak suara 35 persen atau setara dengan 48,46 suara. Sementara, salah seorang anggota senat tak hadir yakni Syarifuddin Aspa karena sedang melaksanakan umrah. Sehingga total suara yang memilih hanya 137. Direktur Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Supriadi Rustad dalam sambutannya mengatakan, sistem pemilihan yang berlangsung secara demokratis ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi kampus lainnya. Dia berharap, calon rektor yang terpilih dapat mengembangkan kampus ini lebih baik di masa depan.

"Pak menteri berhalangan hadir, beliau menyampaikan salam dan permohonan maafnya," kata Supriadi Rustad yang hadir di Pilrek mewakili Mendikbud Muh Nuh memberikan hak suaranya di Pilrek ini.(okezone.com)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Nasional

More on this category »
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Berita Kampus I Informasi online Mahasiswa - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya