-BALON UDARA dan SAHABATKU- - Berita Kampus I Informasi online Mahasiswa
Headlines News :

Info Beasiswa

Info Beasiswa Lainnya... »

Label 1

Komunitas

INFO LOMBA

Info Lomba Lainnya... »
Home » » -BALON UDARA dan SAHABATKU-

-BALON UDARA dan SAHABATKU-

Written By Wacana Kampus on 01 Maret 2012 | 22.25.00





“nihh yo,lo minum dulu.” Ucapku sambil menyerahkan sekaleng soft drink ke rio.
Rio menyambar soft drink di tanganku, “thank’s J” ucapnya.. “sama-sama J.” Jawabku.

 Ohh yaa,namaku Raissa Arif. Tapi kalian bisa memanggilku Acha. Dan yang tadi sahabatku,namanya Rio. Aku dan Rio sudah bersahabat dari kecil,makanya kami sangat akrab.
********************
Rio menyudahi permainannya,lalu berjalan ke arah ku. Ia menghempaskan tubuhnya ke bangku di sampingaa ku.
Hari ini aku sedang menemani Rio latihan basket di lapangan kompleks rumah kami.
“nihh,lap dulu keringat elo.” Ucapku “thank’s yaa cha.” Rio melemparkan senyumnya ke arah ku. “sama sama”

Aku lalu duduk di samping Rio,hening terjadi di antara kami. Tak berapa lama seorang penjual balon lewat di depan kami.
“balonn..” teriak Rio memanggil penjual balon tersebut. “elo mau ngapain yo ?” tanyaku heran “ikut gue yukk.” Jawabnya sembari menarik tanganku. Aku hanya menurut saja. Rio membeli dua buah balon,merah dan biru.

Sesudah itu,Rio lalu menarik aku ke bangku tempat kami duduk tadi. Rio memberikan balon berwarna biru padaku,kemudian Rio merobek secarik kertas dan menulis sesuatu.
“elo lagi ngapain sihh ??” tanyaku lagi.

Namun Rio tidak menjawab,ia malah melipat kertas tadi dan mengikatnya ke balon.
Setelah itu rio menyobek secarik kertas lagi dan memberikannya kepadaku.
“lo tulis keinginan lo di sini,trus lakuin kayak yang gue contohin tadi.” Perintahnya
Ku turuti perintah Rio tadi ,ku tulis keinginan ku di kertas yang dia berikan tadi.
Kemudian,ku ikatkan kertas itu di balon
“abis itu ??” tanyaku (lagi)
“kita lepasin bareng bareng yaa.” Jawabnya

Aku mengangguk setuju

“1…2…3”

Balon balon itu terlepas dari genggaman kami dan terbang tinggi ke atas.
Sampai akhirnya menghilang.

“kalo suatu saat elo lagi sedih dan kita udah ngga bareng bareng lagi lo lakuin aja kayak yang tadi.” Kata Rio sambil tetap memandang lurus ke atas.

Aku tersentak mendengar perkataannya barusan,tanpa sadar air mata ku jatuh.
Aku tak ingin kehilangan Rio..

( Bersambung….)
                                             *Lya

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Nasional

More on this category »
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Berita Kampus I Informasi online Mahasiswa - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya